instruksi.co.id, Tanggamus – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus menjadi momentum strategi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk mempercepat pembangunan sekaligus menghadirkan solusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Tanggamus, Jumat (27/3/2026). Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa tahun kedua kepemimpinannya akan dipusatkan pada program percepatan dan pencapaian hasil yang konkrit.
“Tahun pertama adalah konsolidasi dan penataan. Tahun kedua ini harus menjadi tahun percepatan dan hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pada peringatan HUT ke-29 ini, Pemkab Tanggamus mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”. Tema-tema tersebut mencerminkan pentingnya integritas, kejujuran, serta kebersamaan sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah.
Capaian Daerah Menguat, Tantangan Tetap Dihadapi
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah pencapaian pembangunan selama satu tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi tercatat meningkat menjadi 4,52 persen, sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita mencapai Rp33,05 juta. Angka kemiskinan pun berhasil ditekan hingga 10,1 persen.
Selain itu, Kabupaten Tanggamus juga berhasil meraih berbagai penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan akses pendidikan, optimalisasi layanan kesehatan, serta penanganan stunting.
“Pembangunan tidak cukup diukur dari apa yang dilakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil diselesaikan,” ujarnya.
Untuk itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak lagi bekerja secara sektoral, melainkan mengedepankan sinergi lintas sektor guna menghadirkan solusi yang konkret dan berkelanjutan.
Bupati juga menekankan pentingnya strategi hilirisasi perekonomian, khususnya pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“UMKM harus naik kelas, komoditas unggulan harus jelas, dan rantai distribusi harus diperkuat,” tambahnya.
Di akhir perayaannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus. Ia optimistis, dengan kerja sama dan semangat gotong royong, berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi.
“Dengan kebersamaan dan kerja keras, InsyaAllah semua rintangan bisa kita lewati bersama,” tutupnya.(ADV)


